FOLLOW TWITTER

WELCOME TO MY BLOG,HOPE YOU ENJOY THE PRESENTATION OF ARTICLES AND INFORMATION AVAILABLE,IF YOU WOULD LIKE TO COPY THIS BLOG ARTICLE SPECIFY THE SOURCE,FOLLOW TWITTER @diazkp & @ChitUM_UG,THANK YOU.

Selasa, 30 April 2013

SIAPA SAYA?



Saya terlahir dari sebuah keluarga kecil yang sederhana dan bahagia.Sejak dilahirkan,orang tua memberi nama saya yaitu DIAZ KURNIA PUTRA dan saya seorang laki-laki,sampai sekarang ini saya tidak pernah mengetahui apa arti dari nama saya itu karena saya tidak pernah menanyakannya kepada mereka tapi hanya satu hal yang saya tahu nama saya pasti mempunyai arti yang baik dan positif buat diri saya sendiri,karena pada dasarnya orang tua pasti akan memberikan yang terbaik kepada anaknya.di dalam keluarga selain saya ada kakak perempuan saya yang saat ini sudah berkerja dan saya sendiri adalah anak terkahir didalam keluarga.bapak saya adalah seorang pekerja keras beliau berkerja di suatu perusahaan swasta di daerah jakarta timur yang bergerak di bidang otomotif,sedangkan ibu saya adalah sosok ibu rumah tangga yang tangguh beliau tidak pernah mengeluh didalam mengurus urusan keluarga dan membina anak-anaknya untuk menjadi sosok yang lebih baik dan berguna bagi orang banyak.


Sejak duduk di bangku pendidikan saya sangat tertarik dengan yang namanya organisasi seperti osis dan sebagainya yang bersifat positif,tujuan saya ikut organisasi adalah agar bisa lebih banyak mengenal karakter banyak orang yang tiap seseorang mempunyai karakter yang unik dan berbeda dan bagaimana cara menanggapi masalah dengan baik dan benar,juga cara bersosialisasi dengan baik di depan umum juga bisa meningkatkan kepercayaan diri.

Waktu bangku SD saya sudah tertarik dengan dunia olahraga terutama yang berhubungan dengan beladiri,dan pada saat itu orang tua saya mendukung saya dan mengikuti pelatihan beladiri pertama yang saya ikuti yaitu karate lokasi latihan beladiri ini cukup dekat dari sekolah dasar saya dan tidak begitu jauh dari rumah,setiap berangkat latihan saya dan bapak saya berjalan kaki ke lokasi pelatihan yang dalam bahasa jepang disebut dojo,sesampainya di dojo perasaan masih bersemangat berapi-api karena ini merupakan hal baru dalam hidup saya dan keinginan dari dalam diri sendiri,setiap pulang pasti selalu naik becak karena mungkin bapak saya mengerti saya pasti sudah kelelahan sesudah latihan karate.hingga pada suatu saat perasaan itu mulai muncul perasaan jenuh dan bosan dan akhirnya saya berhenti untuk mengikuti pelatihan karate tersebut.dan saya merasakan ada sesuatu yang kurang yang belum bisa cocok dengan saya.

Pada saya masuk pendidikan smp mulai terpanggil suatu panggilan jiwa pada saat saya mendengar ada eskul sekolah beladiri taekwondo,sebelum bergabung saya sempat ragu apakah saya akan bertahan dan cocok dengan pilihan saya ini,namun dengan tekad yang kuat dan penasaran yang sudah tidak bisa ditahan lagi akhirnya saya bergabung dan mengikuti pelatihan dan mulai saat itu saya mulai merasakan disinilah panggilan jiwa saya yang sebenarnya,hampir setiap pelatihan saya tidak pernah absen dan selalu mengikutinya dengan serius dan teman-teman saya mulai bergabung dan membuat suasana latihan menjadi seru dan menyenangkan,hingga datang pada suatu waktu teman-teman saya mulai keluar dari taekwondo dan susana latihan berubah menjadi sepi dan membosankan sehingga menyisakan hanya lima orang yang bertahan sampai kelas 3,sempat terpikir niat untuk berhenti dan tidak melanjutkan tetapi keinginan saya sudah bulat dari awal sebelum masuk beladiri ini dan terus berlanjut sampai tingkat sekolah SMA.



SMA saya seorang yang sangat tidak diperhatikan keberadaanya dan taekwondo lah yang membuat saya dikenal oleh sekolah dan teman-teman saya sewaktu SMA,beladiri ini mengajarkan saya untuk percaya diri dan mudah mendapatkan teman-teman.pada suatu saat saya diajak oleh pelatih untuk mengikuti kejuaraan taekwondo untuk pertama kalinya dalam hidup saya,saya pun ragu dan sempat tidak ingin mengikuti pertandingan tersebut namun pelatih memberikan saya motivasi yang membuat saya mengikuti pertandingan tersebut,beliau berkata kepada saya seperti ini “kamu tidak akan tahu kemampuan kamu dan tidak akan pernah mengetahui jika kamu belum mencobanya,urusan menang atau kalau itu hal yang kedua,yang terpenting adalah usaha dan semangat untuk meraihnya”dan saya mengikuti pelatihan khusus demi pertandingan tersebut dan menambah jadwal latihan hampir setiap hari sepulang sekolah saya sempatkan untuk berlatih hingga hari itupun tiba,perasaan bercampur cemas dan ragu karena ini merupakan pengalaman pertama saya mengikuti pertandingan,saya berusaha fokus dan tenang pada saat pertandingan saya berusaha melakukan yang terbaik dengan kemampuan yang saya bisa namun kemenangan belum berpihak kepada saya.perasaan pun sedih dan kecewa dan pelatih menghampiri saya agar tidak menyerah dan terus mengerjarnya di lain hari nanti.sejak saat itulah latihan sayapun menjadi berapi-api dan selalu bersemangat.


Pada saat saya lulus SMA saya menduduki bangku perkuliahan dan belum banyak mempunyai teman banyak seperti di SMA karena untuk mendapatkan teman di perkuliahan lebih sulit dibandingkan dengan sma dulu dan taekwondo lah yang menambah teman-teman saya di perkuliahan sehinnga teman saya tidak terbatas pada teman sekelas saja melainkan teman dari kelas lain dan jurusan lain.dan pada suatu saat saya mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam yang sudah lama saya nanti-nantikan,inilah penantian lama saya dan akhirnya tercapai juga saya memegang sabuk hitam dan saya mulai diberi kepercayaan kepada pelatih saya untuk mengajar beberapa junior” dan juga memberikan saya pengalaman yang baru,saya mengajar di tingkat sd pertama kali mengajar sangatlah sulit karena ini merupakan pengalaman baru dan saya mulai belajar dari pelatih saya bagaimana cara mendidik dan mengajar yang baik dan benar dan perlahan saya bisa mengikutinya dan membawa murid”yang saya bimbing menjadi juara pada kejuaraan perasaan lebih senang yang luar biasa tidak dapat digambarkan,niat saya memberikan terbaik yang saya punya untuk mereka.


Hingga pada suatu hari saya menyadari yang awalnya cuman sekedar hobi saja dan ikut-ikut saja jika memang diniatkan dan sungguh-sungguh maka akan berbalik hal postif buat diri sendiri baik secara langsung ataupun tidak langsung dan jika ingin mendapatkan hasil yang manis apabila dikerjakan dengan usaha yang keras maka hasilnya adalah kepuasan yang tidak bisa tergambarkan luar biasanya.

SALAM OLAHRGA!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar