FOLLOW TWITTER

WELCOME TO MY BLOG,HOPE YOU ENJOY THE PRESENTATION OF ARTICLES AND INFORMATION AVAILABLE,IF YOU WOULD LIKE TO COPY THIS BLOG ARTICLE SPECIFY THE SOURCE,FOLLOW TWITTER @diazkp & @ChitUM_UG,THANK YOU.

Minggu, 12 Januari 2014

Server Manajemen-Klasifikasi IP Kelas A,B dan C



IP adalah singkatan untuk Internet Protocol, yang paling populer sistem terbuka protokol yang digunakan untuk berkomunikasi melalui perangkat apapun jaringan yang saling berhubungan termasuk Local Area Network (LAN) atau Wide Area Network (WAN). 
Sebuah alamat IP adalah nomor identifikasi yang ditetapkan ke perangkat (misalnya komputer atau printer) di jaringan tersebut. 

Perangkat lain dalam jaringan atau keluar dari jaringan yang menggunakan alamat IP ini untuk menghubungkan ke perangkat ini melalui protokol-protokol komunikasi seperti Transmission Control Protocol (TCP) atau Internet Protocol (IP). 

Sebuah alamat IP terdiri dari 4 set dari 8-bit (oktet) dengan total 32-bit, masing-masing dipisahkan oleh sebuah titik (.). Untuk masing-masing dari 4 set oktet dalam sebuah alamat IP, nilai yang paling maksimum adalah 255 (mewakili oktet yang berisi semua). Oleh karena itu, nilai-nilai alamat IP berkisar dari 0.0.0.0 ke 255.255.255.255, yang diterjemahkan ke 3720314628 alamat IP yang berbeda.

Contoh alamat IP dalam desimal dan biner
Desimal: 123.45.67.89
Biner: 01111011.00101101.01000011.01011001


Klasifikasi IP
  
Class A addresses

Class A Address dirancang untuk network yang sangat besar. Di Class A address, octet pertama adalah network ID, dan tiga octet sisanya adalah host ID. Karena hanya 8 bit yang dipakai untuk network ID, dan bagian pertama dari bit-bit ini digunakan untuk mengidentifikasi bahwa address ini adalah Class A Address, maka hanya terdapat 126 Class A network yang tersedia di jaringan internet.Namun, tiap Class A network mampu menampung sebanyak lebih dari 16 juta hosts.
Class A ini kelas alamat IP dimulai dengan bilangan biner 0 (desimal angka 0 sampai 127). Jaringan diidentifikasi oleh oktet pertama (set pertama dari alamat IP). Sebagai contoh, alamat IP 123.45.67.89 milik class A karena himpunan bilangan pertama adalah 123 (antara 0 dan 127). ID jaringan 123, sedangkan node ID 45.67.89. Alamat IP 127.0.0.1 adalah IP khusus diperuntukkan bagi internal loopback testing. Sebagai contoh, jika seseorang menyambung ke host lokal (komputer yang sama menjalankan server), alamat IP 127.0.0.1. Itu tidak menimbulkan lalu lintas jaringan. Juga alamat IP 0.0.0.0 default fallback mewakili nilai dan tidak ditugaskan untuk semua jaringan.


Class B addresses

Di dalam Class B address, dua octet pertama dari IP address digunakan sebagai network ID dan dua octet kedua digunakan sebagai host ID. Sehingga, sebanyak 16.384 network di Class B tersedia. Semua Class B address berada pada jangkauan 128.xxx.yyy.zzz hingga 191.xxx.yyy.zzz. Tiap Class B address dapat mengakomodasi hingga lebih dari 65.000 hosts.

Class B bilangan biner dimulai dengan 10 (angka desimal 128-191). Jaringan diidentifikasi oleh dua oktet pertama (yang pertama dua set alamat IP). Sebagai contoh, alamat IP milik 178.95.234.23 class B, karena himpunan bilangan pertama adalah 178 (antara 128 dan 191). Jaringan ID 178,95, sedangkan node ID 234,23.


Class C addresses

Di dalam Class C address, tiga octet pertama digunakan untuk network ID, dan octet keempat digunakan untuk host ID. Dengan hanya 8 bit untuk host ID, tiap Class C network hanya mampu menampung sebanyak 254 hosts. Tapi, dengan sisanya, yaitu 24 bit network ID, class C address mampu menampung hingga lebih dari 2 juta network.
Class C bilangan biner dimulai dengan 110 (angka desimal 192-223). Jaringan diidentifikasi oleh tiga oktet pertama (yang pertama dari tiga set alamat IP). Sebagai contoh, alamat IP milik 210.223.99.145 Class C, karena himpunan bilangan pertama adalah 210 (antara 192 dan 223). Jaringan ID 210.223.99, sedangkan node ID 145.


Keuntungan :
  • Berfungsi untuk mengatur alamat masing-masing komputer dalam suatu jaringan sehingga mempermudah dalam melakukan proses bertukar suatu informasi / mengakses internet
  • Meningkatkan performance dan keamanan dalam jaringan
Kerugian :

Ada beberapa larangan dalam menentukan IP, yaitu :
  • 127 tidak boleh digunakan sebagai net id dikarenakn net id 127/8 digunakan sebagai IP loopback, yaitu IP yang mengarah ke PC itu sendiri
  • 0 tidak boleh digunakan sebagai net id di karenakan net id 0/0 digunakan untuk pengarahan ke semua komputer di internet.
  • 255 tidak boleh digunakan sebagai net id atau host name dikarenakan 255 digunakan untuk net mask dan IP broadcast (IP yang mengarah ke seluruh komputer pada jaringan)


Kesimpulan :

Sebuah alamat IP terdiri dari 4 set dari 8-bit (oktet) dengan total 32-bit, masing-masing dipisahkan oleh sebuah titik (.). Untuk masing-masing dari 4 set oktet dalam sebuah alamat IP, nilai yang paling maksimum adalah 255 (mewakili oktet yang berisi semua). Oleh karena itu, nilai-nilai alamat IP berkisar dari 0.0.0.0 ke 255.255.255.255, yang diterjemahkan ke 3720314628 alamat IP yang berbeda.
Ada 4 klasifikasi IP address, yaitu klasifikasi A, B, C, D, dan E. Supaya antar komputer dengan komputer lain di butuhkan  suatu bahasa  yang sama dimana tidak bergantung dengan aplikasi yang dipakai dan hardware yang di pasang. Oleh karena itu dibutuhkan protokol. Untuk penanda  untuk  setiap komputer digunakan sebuah alamat  yaitu dengan IP Address.

Sumber :
  • Soriano, Edwin S."Nets, webs and Information Infrastructure". May 2003. e-ASEAN Task Force. UNDP-APDIP
  • Ardiansyah, Dani. "Teknologi Jaringan Komputer". ilmukomputer.com.
  • Fahrial, Jaka. "Teknik Konfigurasi LAN". ilmukomputer.com.
  • "Pengantar Komputer dan Internet". Diktat Perkuliahan PPST. LP3T-NF.
  • White, Ron. PC Computing : �How Computers Work�.Ziff-Davis Press Emeryville, California.
  • wikipedia.org
  • howstuffworks.com

Jumat, 15 November 2013

Arsitektur dari Sistem Client pada Jaringan


Arsitektur jaringan Client Server merupakan model konektivitas pada jaringan yang membedakan fungsi komputer sebagai Client dan Server. Arsitektur ini menempatkan sebuah komputer sebagai Server. Server ini yang bertugas memberikan pelayanan kepada terminal-terminal lainnya tang terhubung dalam system jaringan atau yang kita sebut Clientnya. Server juga dapat bertugas untuk memberikan layanan berbagi pakai berkas (file server), printer (printer server), jalur komunikasi (server komunikasi).

Pada model arsitektur ini, Client tidak dapat berfungsi sebagai Server, tetapi Server dapat berfungsi menjadi Client (server non-dedicated). Prinsip kerja pada arsitektur ini sangat sederhana, dimana Server akan menunggu permintaan dari Client, memproses dan memberikan hasil kepada Client, sedangkan Client akan mengirimkan permintaan ke Server, menunggu proses dan melihat visualisasi hasil prosesnya.

Arsitektur Client Server - Sistem Client Server ini tidak hanya diperuntukkan bagi pembangunan jaringan komputer skala luas. Sistem ini menggunakan protokol utama Transmision Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP), sedangkam sistem operasi yang digunakan antara lain Unix, Linux dan Windows NT.


Arsitektur Sisi Client


Ada beberapa karakteristik dari sisi klien pada umunya sudah kita ketahui, yaitu :


  1. Pihak klien selalu memulai permintaan/permohonan ke pihak server
  2. Setelah mengirim permintaan, kemudian klien akan menunggu balasan atau jawaban atas permintaannya dari server
  3. Menerima balasan dari server atas permintaannya 
  4. Biasanya klien akan terhubung ke sejumlah kecil dari server pada satu waktu
  5. Biasanya berinteraksi langsung dengan end-user (pengguna akhir) dengan menggunakan user interface (antarmuka pengguna)
  6. Khusus jenis klien mencakup web browser, email klien dan online chat klien






Arsitektur Sisi Server
Sama dengan sisi klien (client side), sisi server (side server) juga memiliki karakteristik seperti di bawah ini :
  1. Sebagai penyedia layanan, sisi server akan selalu menunggu permintaan dari sisi klien
  2. Sesuai dengan tugasnya, melayani dan menjawab permintaan data yang diminta oleh klien
  3. Sebuah server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan klien
  4. Jenis server khusus mencakup web server, FTP server, database server, email server, file server, print server. Mayoritas dari web layanan tersebut juga merupakan jenis server
Kelebihan dari model client/server :

  •  Menangani Database Server secara khusus 
  • Relatif lebih sederhana untuk di develop dan diimplementasikan. 
  • Lebih cocok diterapkan untuk bisnis kecil.
Kekurangan dari model client/server :

  •  Kurangnya skalabilitas 
  • Koneksi database dijaga 
  • Tidak ada keterbaharuan kode 
  • Tidak ada tingkat menengah untuk menangani keamanan dan transaksi skala kecil. 
  • Susah di amankan. 
  •  Lebih mahal.

Sumber:

http://diaharea.blogspot.com/2013/10/penulisan-telematika-2.html

http://top-ilmu.blogspot.com/2012/09/arsitektur-client-server.html


Minggu, 10 November 2013

Tugas 1 Telematika (Softskill)



A. Penjelasan Telematika


Telematika berasal dari bahasa perancis “Telematique” yang berkaitan pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.Teknologi Informasi merujuk pada sarana prasarana, sistem dan metode untuk perolehan, pengiriman, penerimaan, pengolahan, penafsiran, penyimpanan, pengorganisasian, dan penggunaan data yang bermakna ( Miarso, 2007 ).
Pada praktisi menyatakan bahwa “Telematics“ adalah singkatan dari “Telecommunication” and “informatics” sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu ( konvergensi ). Semula media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi komunikasi pada saat itu.
Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghindarkan media komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah Telematika kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara telekomunikasi, media dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah.
Konvergensi Telematika kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau “The Net”. Dalam perkembangannya istilah “media” dalam Telematika berkembang menjadi wacana “multimedia”. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah “multimedia” semula hanya merujuk pada kemampuan sistem computer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambigus jika istilah Telematika dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika

Menurut instruksi presiden RI no.6 tahun 2001 tentang kerangka kebijakan perkembangan dan pendayagunaan telematika di Indonesia didapat pengertian telematika sebagai berikut : “..Telekomunikasi, media dan informatika atau disingkat sebagai teknologi telematika…”.
Menurut Yusuf Hadi Miarso ( 2007 ) telematika merupakan sinergi teknologi telekomunikasi dan informatika untuk keperluan pemrosesan data dengan sistem binary ( digital ). Telekomunikasi adalah sistem hubungan jarak jauh yang terjalin melalui saluran kabel dan nirkabel ( gelombang suara, elektromagnetik, dan cahaya ). Sedangkan informatika adalah pengelolaan data yang bermakna dengan sistem binary ( digital ). Istilah Teknologi dan Komunikasi (ICT = Information and Communication Technology ) yang lebih dikenal sekarang ini bermaksud memperluas pengertian telematika.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa Telematika merupakan konvergensi antara teknologi Telekomunikasi, Media dan Informatika yang digunakan untuk keperluan pemrosesan data dengan sistem binary / digital.

B.Fungsi Telematika
Selaras dengan pengertian telematika sebagai sarana komuikasi jarak jauh, maka fungsi dari telematika antara lain :
1. Penyampai informasi dimana Telematika digunakan sebagai penyampai informasi agar orang yang melakukan Komunikasi menjadi lebih berpengetahuan dari sebelumnya. Bertambahnya pengetahuan manusia akan meningkatan keterampilan hidup, menambah kecerdasan, meningkatkan kesadaran dan wawasan.
2. Sarana Kontak sosial hidup bermasyarakat. Interaksi sosial menimbulkan kebersamaan; keakraban, dan kesatuan yang akan melahirkan kerjasama. Telematika menjadi penghubung diantara peserta kerjasama tersebut, walaupun mereka tersebar dimana-mana. Telematika menjembatani proses interaksi sosial dan kerjasama sehingga menghasilkan jasa yang memiliki nilai tambah dibanding hasil perseorangan.










C.Teknologi dan Telematika
Pemanfaatan Teknologi di dalam Telematika khususnya di bidang Pendidikan
Menurut penulis terdapat sejumlah pilihan alternatif pemanfaatan di bidang pendidikan, yaitu :
1. Perpustakaan Elektronik
Perpustakaan yang biasanya arsip-arsip buku dengan di Bantu dengan teknologi informasi dan internet dapat dengan mudah mengubah konsep perpustakaan yang pasif menjadi agresif dalam berinteraksi dengan penggunanya. Homepage dari The Library of Congress merupakan salah satu perpustakaan yang terbesar di dunia. Saat ini sebagian informasi yang ada di perpustakaan itu dapat di akses melalui internet.
2. Surat Elektronik (email)
Dengan aplikasi sederhana seperti email maka seorang dosen, pengelola, orang tua dan mahasiswa dapat dengan mudah berhubungan. Dalam kegiatan di luar kampus mahasiswa yang menghadapi kesulitan dapat bertanya lewat email.
3. Ensiklopedia
Sebagian perusahan yang menjajakan ensiklopedia saat ini telah mulai bereksperimen menggunakan CD ROM untuk menampung ensiklopedia sehingga diharapkan ensiklopedia di masa mendatang tidak hanya berisi tulisan dan gambar saja, tapi juga video, audio, tulisan dan gambar, dan bahkan gerakan. Dan data informasi yang terkandung dalam ensklopedia juga telah mulai tersedia di internet. Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan maka data dan informasi yang terkandung dalam ensiklopedi elektronik dapat diperbaharui.
4. Sistem Distribusi Bahan Secara Elektronis ( digital )
Dengan adanya sistem ini maka keterlambatan serta kekurangan bahan belajar bagi warga belajar yang tinggal di daerah terpencil dapat teratasi. Bagi para guru SD yang mengikuti penyetaraan D2, sarana untuk mengakses program ini tdk menjadi masalah karena mereka dapat menggunakan fasilitas yang dimiliki kantor pos yang menyediakan jasa internet.




5. Tele-edukasi dan Latihan Jarak Jauh dalam Cyber System
Pendidikan dan pelatihan jarak jauh diperlukan untuk memudahkan akses serta pertukaran data, pengalaman dan sumber daya dalam rangka peningkatan mutu dan keterampilan professional dari SDM di Indonesia. Pada gilirannya jaringan ini diharapkan dapat menjangkau serta dapat memobilisasikan potensi masyarakat yang lain, termasuk dalam usaha, dalam rangka pembangunan serta kelangsungan kehidupan ekonomi di Indonesia, baik yang bersifat pendidikan formal maupun nonformal dalam suatu “cyber system”.
6. Pengelolaan Sistem Informasi
Ilmu pengetahuan tersimpan dalam berbagai bentuk dokumen yang sebagian besar tercetak dalam bentuk buku, makalah atau laporan informasi semacam ini kecuali sukar untuk diakses, juga memerlukan tempat penyimpanan yang luas. Beberapa informasi telah disimpan dalam bentuk disket atau CD ROM, namun perlu dikembangkan lebih lanjut sistem agar informasi itu mudah dikomunikasikan. Mirip halnya dengan perpustakaan elektronik, informasi ini sifatnya lebih dinamik (karena memuat hal-hal yang mutakhir) dapat dikelola dalam suatu sistem.
7. Video Teleconference
Keberadaan teknologi ini memungkinkan siswa atau mahasiswa dari seluruh dunia untuk dapat berkenalan, saling mengenal bangsa di dunia. Teknologi ini dapat digunakan sebagai sarana diskusi, simulasi dan dapat digunakan untuk bermain peran pada kegiatan pembelajaran yang berfungsi menumbuhkan kepercayaan diri dan kerjasama yang bersifat sosial.
Banyak faktor yang mempengaruhi dilaksanakan atau tidaknya potensi teknologi telematika. Faktor utama, menurut Miarso (2004) adalah adanya komitmen politik dari para pengambil kebijakan dan ketersediaan para tenaga terampil.

A.Kesimpulan
Bahwa pentingnya mempelajari dan mengetahui Telematika adalah Teknologi Informasi dan komunikasi banyak menciptakan terobosan baru dalam pengetahuan dan informasi, maka dari itu teknologi dan telematika itu penting bagi kita semua agar bisa mengakses berita dan informasi dari seluruh dunia.





Selasa, 30 April 2013

SIAPA SAYA?



Saya terlahir dari sebuah keluarga kecil yang sederhana dan bahagia.Sejak dilahirkan,orang tua memberi nama saya yaitu DIAZ KURNIA PUTRA dan saya seorang laki-laki,sampai sekarang ini saya tidak pernah mengetahui apa arti dari nama saya itu karena saya tidak pernah menanyakannya kepada mereka tapi hanya satu hal yang saya tahu nama saya pasti mempunyai arti yang baik dan positif buat diri saya sendiri,karena pada dasarnya orang tua pasti akan memberikan yang terbaik kepada anaknya.di dalam keluarga selain saya ada kakak perempuan saya yang saat ini sudah berkerja dan saya sendiri adalah anak terkahir didalam keluarga.bapak saya adalah seorang pekerja keras beliau berkerja di suatu perusahaan swasta di daerah jakarta timur yang bergerak di bidang otomotif,sedangkan ibu saya adalah sosok ibu rumah tangga yang tangguh beliau tidak pernah mengeluh didalam mengurus urusan keluarga dan membina anak-anaknya untuk menjadi sosok yang lebih baik dan berguna bagi orang banyak.


Sejak duduk di bangku pendidikan saya sangat tertarik dengan yang namanya organisasi seperti osis dan sebagainya yang bersifat positif,tujuan saya ikut organisasi adalah agar bisa lebih banyak mengenal karakter banyak orang yang tiap seseorang mempunyai karakter yang unik dan berbeda dan bagaimana cara menanggapi masalah dengan baik dan benar,juga cara bersosialisasi dengan baik di depan umum juga bisa meningkatkan kepercayaan diri.

Waktu bangku SD saya sudah tertarik dengan dunia olahraga terutama yang berhubungan dengan beladiri,dan pada saat itu orang tua saya mendukung saya dan mengikuti pelatihan beladiri pertama yang saya ikuti yaitu karate lokasi latihan beladiri ini cukup dekat dari sekolah dasar saya dan tidak begitu jauh dari rumah,setiap berangkat latihan saya dan bapak saya berjalan kaki ke lokasi pelatihan yang dalam bahasa jepang disebut dojo,sesampainya di dojo perasaan masih bersemangat berapi-api karena ini merupakan hal baru dalam hidup saya dan keinginan dari dalam diri sendiri,setiap pulang pasti selalu naik becak karena mungkin bapak saya mengerti saya pasti sudah kelelahan sesudah latihan karate.hingga pada suatu saat perasaan itu mulai muncul perasaan jenuh dan bosan dan akhirnya saya berhenti untuk mengikuti pelatihan karate tersebut.dan saya merasakan ada sesuatu yang kurang yang belum bisa cocok dengan saya.

Pada saya masuk pendidikan smp mulai terpanggil suatu panggilan jiwa pada saat saya mendengar ada eskul sekolah beladiri taekwondo,sebelum bergabung saya sempat ragu apakah saya akan bertahan dan cocok dengan pilihan saya ini,namun dengan tekad yang kuat dan penasaran yang sudah tidak bisa ditahan lagi akhirnya saya bergabung dan mengikuti pelatihan dan mulai saat itu saya mulai merasakan disinilah panggilan jiwa saya yang sebenarnya,hampir setiap pelatihan saya tidak pernah absen dan selalu mengikutinya dengan serius dan teman-teman saya mulai bergabung dan membuat suasana latihan menjadi seru dan menyenangkan,hingga datang pada suatu waktu teman-teman saya mulai keluar dari taekwondo dan susana latihan berubah menjadi sepi dan membosankan sehingga menyisakan hanya lima orang yang bertahan sampai kelas 3,sempat terpikir niat untuk berhenti dan tidak melanjutkan tetapi keinginan saya sudah bulat dari awal sebelum masuk beladiri ini dan terus berlanjut sampai tingkat sekolah SMA.



SMA saya seorang yang sangat tidak diperhatikan keberadaanya dan taekwondo lah yang membuat saya dikenal oleh sekolah dan teman-teman saya sewaktu SMA,beladiri ini mengajarkan saya untuk percaya diri dan mudah mendapatkan teman-teman.pada suatu saat saya diajak oleh pelatih untuk mengikuti kejuaraan taekwondo untuk pertama kalinya dalam hidup saya,saya pun ragu dan sempat tidak ingin mengikuti pertandingan tersebut namun pelatih memberikan saya motivasi yang membuat saya mengikuti pertandingan tersebut,beliau berkata kepada saya seperti ini “kamu tidak akan tahu kemampuan kamu dan tidak akan pernah mengetahui jika kamu belum mencobanya,urusan menang atau kalau itu hal yang kedua,yang terpenting adalah usaha dan semangat untuk meraihnya”dan saya mengikuti pelatihan khusus demi pertandingan tersebut dan menambah jadwal latihan hampir setiap hari sepulang sekolah saya sempatkan untuk berlatih hingga hari itupun tiba,perasaan bercampur cemas dan ragu karena ini merupakan pengalaman pertama saya mengikuti pertandingan,saya berusaha fokus dan tenang pada saat pertandingan saya berusaha melakukan yang terbaik dengan kemampuan yang saya bisa namun kemenangan belum berpihak kepada saya.perasaan pun sedih dan kecewa dan pelatih menghampiri saya agar tidak menyerah dan terus mengerjarnya di lain hari nanti.sejak saat itulah latihan sayapun menjadi berapi-api dan selalu bersemangat.


Pada saat saya lulus SMA saya menduduki bangku perkuliahan dan belum banyak mempunyai teman banyak seperti di SMA karena untuk mendapatkan teman di perkuliahan lebih sulit dibandingkan dengan sma dulu dan taekwondo lah yang menambah teman-teman saya di perkuliahan sehinnga teman saya tidak terbatas pada teman sekelas saja melainkan teman dari kelas lain dan jurusan lain.dan pada suatu saat saya mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam yang sudah lama saya nanti-nantikan,inilah penantian lama saya dan akhirnya tercapai juga saya memegang sabuk hitam dan saya mulai diberi kepercayaan kepada pelatih saya untuk mengajar beberapa junior” dan juga memberikan saya pengalaman yang baru,saya mengajar di tingkat sd pertama kali mengajar sangatlah sulit karena ini merupakan pengalaman baru dan saya mulai belajar dari pelatih saya bagaimana cara mendidik dan mengajar yang baik dan benar dan perlahan saya bisa mengikutinya dan membawa murid”yang saya bimbing menjadi juara pada kejuaraan perasaan lebih senang yang luar biasa tidak dapat digambarkan,niat saya memberikan terbaik yang saya punya untuk mereka.


Hingga pada suatu hari saya menyadari yang awalnya cuman sekedar hobi saja dan ikut-ikut saja jika memang diniatkan dan sungguh-sungguh maka akan berbalik hal postif buat diri sendiri baik secara langsung ataupun tidak langsung dan jika ingin mendapatkan hasil yang manis apabila dikerjakan dengan usaha yang keras maka hasilnya adalah kepuasan yang tidak bisa tergambarkan luar biasanya.

SALAM OLAHRGA!!!

Jumat, 28 Desember 2012

Cara Menambah Followers di Instagram


Ayo Join di komunitas instagram facebook disini banyak tips,trick dan info menarik seputar instagram.

http://www.facebook.com/groups/instagramcommunity/

Rabu, 07 November 2012

Tulisan 3 Bahasa Indonesia 1(softskill)-Bahaya Krokodil Drugs Mengancam Indoensia

Sudah diketahui bahaya dan dampak negatif yang ditimbulkan bagi pengguna atau pemakai drugs(obat-obatan terlarang)baik maupun dari fisik ataupun psikis.Dari banyak jenis obat-obatan terlarang mulai dari ekstasi,sabu,pil koplo,heroin,ganja dan lain-lainnya,kini hadir produk baru dari obat-obatan terlarang yang berasal dari negara rusia dengan biaya murah dan produk homemade bernama krokodil drugs,kenapa homemade?dikarenakan dinegara rusia sedang gencar"nya memerangi yang namanya peredaran obat-obatan dinegaranya sehingga sangat sulit untuk mencari dan menemukan drugs bagi si pecandu obat-obat terlarang sehingga mereka para pecandu membuat obat terlarang racikan sendiri,biasanya setelah dikonsumsi pecandu akan merasakan efek halusinasi yang jauh lebih kuat daripada heroin sebelumnya,setara dengan efek yang diakibatkan yaitu mengalami kebusukan dalam organ dalamnya.Biasanya pecandu hanya bisa bertahan selama tiga tahun sejak dia mengosumsinya,tapi karena pengguna berkali-kali pecandu bisa meninggal hanya ditahun pertama.


krokodil atau kata lain dari desomorphine yang dikenal sejak 2010-an dirusia.Bahan-bahannya adalah codein,iodine dan red phoosporus,asam klorida,fosfor merah,dan terakhir bensin.Obat ini awalnya tidak bernama,kenapa dinamakan krokodil?yang artinya buaya dinamakan begitu karena akan mengubah penggunanya menjadi reptil,dalam artian mempunyai kulit bersisik kayak reptil,terus anggota badan akan membusuk sebelum mengalami kematian yang mengerikan.Diperkirakan sudah ada 100 ribu orang dirusia yang sudah kecanduan,

nih videonya tapi kalau gak kuat ngeliatnya jangan ditonton:


Selasa, 06 November 2012

Tugas 3 Bahasa Indonesia 1(SOFTSKILL)-Cara Menentukan Tema dan Judul Karangan yang Menarik


Sehari – hari kita mengenal istilah tema , topik dan judul dalam pembuatan sebuah karangan baik itu dalam bahasa indonesia maupun bahasa asing . tema dan topik sangat dibutuhkan dalam pembuatan kerangka tulisan awal sebelum benar – benar menulis karena tema dan topik sebagai acuan dalam pengambilan data – data untuk di tuangkan ke sebuah tulisan . Tema dan topik juga berperan untuk pembatas agar sebuah tulisan tidak melenceng dari apa yang diinginkan dan menghasilkan sebuah karangan yang diinginkan oleh sang penulis tersebut.

            Sedangkan judul bisa diartikan sebagai ujung tombak sebuah karangan karena dengan judul yang menarik minat pembaca akan menimbulkan rasa penasaran dan di ingin mencoba membaca hasil karya tersebut walaupun belum mengetahui secara persis apa isi karangan tersebut. Tapi dengan judul yang menarik maka secara tidak langsung sebuah karangan tersubut seperti menarik orang untuk membacanya dan mengetahui apaisi karangan tersbut . Ke serasian antar 3 pokok tulisan ini (tema , topik , judul) sangat lah penting untuk mencapai sebuah karangan/tulisan yang baik dan menarik.


A. TOPIK

a.Definisi

Menurut kamus Bahasa Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka (2007:1207) arti kata topik adalah “pokok pembicaraan dalam diskusi, ceramah, karangan dan sebagainya.  Topik dapat juga disebut sebagai bahan pembicaraan / hal yang menarik perhatian umum akhir-akhir ini”.   Sumber lain menyatakan  ” The topic is the main idea, or the subject, in a piece of writing ” (www.wikianswers.com, 2009).   Dengan demikian bila disebut topik penelitian dapat diartikan bebas sebagai pembicaraan atau ide utama yang menarik perhatian umum akhir-akhir ini dalam penelitian.

          Topik juga dapat didefinisikan sebagai hal yang pertama kali ditentukan ketika penulis akan membuat tulisan, atau bisa disebut juga topik adalah tahap awal dalam proses penelitian atau penyusunan karya ilmiah. Topik yang masih bersifat awal tersebut kemudian difokuskan dengan cara membuatnya lebih sempit cakupannya atau lebih luas cakupannya. Topik yang masih awal tersebut, selanjutnya dikembangkan dengan membuat cakupan yang lebih sempit atau lebih luas.

Topik  berasal dari bahasa Yunani:topoi adalah inti utama dari seluruh isi tulisan yang hendak disampaikan atau lebih dikenal dengan topik pembicaraan. Topik adalah hal yang pertama kali ditentukan ketika penulis akan membuat tulisan. Topik yang masih awal tersebut, selanjutnya dikembangkan dengan membuat cakupan yang lebih sempit atau lebih luas.Terdapat beberapa kriteria untuk sebuah topik yang dikatakan baik, diantaranya adalah topik tersebut harus mencakup keseluruhan isi tulisan, yakni mampu menjawab pertanyaan akan masalah apa yang hendak ditulis. Ciri utama dari topik adalah cakupannya atas suatu permasalahan msih bersifat umum dan belum diuraikan secara lebih mendetail.

Topik biasa terdiri dari satu satu dua kata yang singkat, dan memiliki persamaan serta perbedaan dengan tema karangan. Persamaannya adalah baik topik maupun tema keduanya samasama dapat dijadikan sebagai judul karangan. Sedangkan, perbedaannya ialah topik masih mengandung hal yang umum,sementara tema akan lebih spesifik dan lebih terarah dalam membahas suatu permasalahan.

b. Topik yang baik
Syarat topik yang baik bisa ditinjau dari 2 segi, yaitu :
1.      Bagi penulis, topik yang baik yaitu berbasis pada kompetensi penulisnya yaitu sesuai dengan :
-           Bidang keahlian.
-          Bidang studi yang didalami.
-          Pengalaman penulis: pengalaman kerja, praktik dilapangan, penelitian, partisipasi dalam suatu kegiatan ilmiah.
-          Bidang kerja atau profesi.
-           Karakter penulis (baik, cerdas, inovatif, kreatif).
-           Temuan yang pernah diteliti.
-           Kualifikasi pengalaman: nasional, internasional.
-           Kemampuan memenuhi tuntutan masyarakat pembacanya.
-           Kemampuan memenuhi target kebutuhan segmen pembacanya, dan
-           Temuan baru dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperlukan pembacanya.

2.      bagi pembaca, topik itu baik jika layak dibaca. Artinya, topik tersebut dapat mengembangkan kompetensi pembacanya, yaitu sesuai dengan: 
-          Tuntutan pembaca untuk mencapai target informasi yang diharapkan.
-          Upaya pembaca untuk meningkatkan kecerdasan, kompetensi pengembangan akademik dan profesi.
-          Ilmu pengetahuan dan teknologi yang ditekuni pembacanya.
-          Pengembangan dan peningkatan karier dan profesinya.
-           Upaya mempertajam dan memperhalus rasa kemanusiaan.
-          Upaya mempertajam dan memperhalus daya nalarnya.
-          Sesuai dengan kebutuhan informasi iptek yang diperlukan, dan sebagainya.

Namun, jika ditinjau secara umum syarat topik yang baik yaitu:
1). Menarik untuk ditulis dan dibaca.
Topik yang menarik bagi penulis akan meningkatkan kegairahan dalam mengembangkan penulisannya, dan bagi pembaca akan mengundang minat untuk membacanya.
2). Dikuasai dengan baik oleh penulis minimal prinsip-prinsip ilmiah.
Untuk menghasilkan tulisan yang baik, penulis harus menguasai teori-teori (data sekunder), data di lapangan (data primer). Selain itu, penulis juga harus menguasai waktu, biaya, metode pembahasan, bahasa yang digunakan, dan bidang ilmu.

c. Pembatasan Topik
Pembatasan sebuah topik mencangkup konsep, variabel, data, lokasi atau lembaga dan waktu pengumpulan data. Topik yang terlalu luas menghasilkan tulisan yang dangkal, tidak mendalam, dan tidak tuntas. Selain itu, pembahasan menjadi tidak fokus pada masalah utama yang ditulis atau dibaca. Akibatnya, pembahasan menjadi panjang, namun tidak berisi. Sebaliknya, topik yang terlalu sempit menghasilkan tulisan yang tidak (kurang) bermanfaat bagi pembacanya. Selain itu, karangan menjadi sulit dikembangkan, tidak menarik untuk dibahas ataupun dibaca.Maka dari itu, pembahasan topik dilakukan secara cermat, sesuai dengan kemampuan, tenaga, waktu, tempat, dan kelayakan yang dapat terima oleh pembacanya.
    1. fungsi pembatasan topik
        a.Pembatasan memungkinkan penulis untuk menulis dengan penuh keyakinan dan kepercayaan, karena topik itu benar-benar diketahuinya.
        b.Pembatasan dan penyempitan topik akan memungkinkan penulis untuk mengadakan penelitian yang lebih intensif mengenai masalahnya. Dengan pembatasan itu penulis akan lebih mudah memilih hal-hal yang akan dikembangkan.

    2. Cara membatasi Topik
       a. Tetapkanlah topik yang akan digarap dalam kedudukan sentral.
b. Mengajukan pertanyaan, apakah topik yang berada dalam kedudukan sentral itu masih dapat dirinci lebih lanjut? Bila dapat, tempatkanlah rincian itu sekitar lingkaran topik pertama tadi.
c. Tetapkanlah dari rincian tadi mana yang akan dipilih.
d. Mengajukan pertanyaan apakah sektor tadi masih dapat dirinci lebih lanjut atau tidak.



B. TEMA

a. Definisi

       Tema berasal dari bahasa Yunani “thithenai”, berarti sesuatu yang telah diuraikan atau sesuatu yang telah ditempatkan. Tema merupakan amanat utama yang disampaikan oleh penulis melalui karangannya. Dalam karang mengarang, tema adalah pokok pikiran yang mendasari karangan yang akan disusun. Dalam tulis menulis, tema adalah pokok bahasan yang akan disusun menjadi tulisan. Tema ini yang akan menentukan arah tulisan atau tujuan dari penulisan artikel itu. Menentukan tema berarti menentukan apa masalah sebenarmya yang akan ditulis atau diuraikan oleh penulis.

          Tema merupakan suatu gagasan pokok atau ide pikiran dalam membuat suatu tulisan. Di setiap tulisan pastilah mempunyai sebuah tema, karena dalam sebuah penulisan dianjurkan harus memikirkan tema apa yang akan dibuat. Dalam menulis cerpen,puisi,novel,karya tulis, dan berbagai macam jenis tulisan haruslah memiliki sebuah tema. Jadi jika diandaikan seperti sebuah rumah, tema adalah atapnya. Tema juga hal yang paling utama dilihat oleh para pembaca sebuah tulisan. Jika temanya menarik, maka akan memberikan nilai lebih pada tulisan tersebut

          Tema juga merupakan persoalan utama yang diungkapkan oleh pengarang dalam sesebuah karya kesusteraan seperti cerpen atau novel.Biasanya tema diolah berdasarkan sesuatu motif tertentu yang terdiri dari pada objek, peristiwa kejadian dan sebagainya.Ada pendapat lain yang mengatakan bahawa tema sebagai satu gagasan, fikiran atau persoalan utama yang mendasari sesebuah karya sastera dan terungkap secara langsung (eksplisit) atau tidak langsung (implisit). Tema dalam sesebuah cerita tidak dapat dilihat sepenuhnya sehingga cerita itu selesai dibaca.

b. Sumber Tema
Sumber Tema dapat berupa:
1.    Pengalaman
2.    Penelitian atau pengamatan
3.    Pendapatan atau keyakinan
4.    Daya khayal atau imajinasi (khusus karangan fiksi)

c. Tema yang baik
    1. Tema menarik perhatian penulis.
Tema yang menarik perhatian penulis akan memungkinkan penulis berusaha terus- menerus mencari data untuk memecahakan masalah-masalah yang dihadapi, penulis akan didorong terus-menerus agar dapat menyelesaikan karya tulis itu sebaik-baiknya.
2. Tema dikenal/diketahui dengan baik.

Maksudnya bahwa sekurang-kurangnya prinsip-prinsip ilmiah diketahui oleh penulis. Berdasarkan prinsip ilmiah yang diketahuinya, penulis akan berusaha sekuat tenaga mencari data melalui penelitian, observasi, wawancara, dan sebagainya sehingga pengetahuannya mengenai masalah itu bertambah dalam. Dalam keadaan demikian, disertai pengetahuan teknis ilmiah dan teori ilmiah yang dikuasainya sebagai latar belakang masalah tadi, maka ia sanggup menguraikan tema itu sebaik-baiknya.

3. Bahan-bahannya dapat diperoleh.
Sebuh tema yang baik harus dapat dipikirkan apakah bahannya cukup tersedia di sekitar kita atau tidak. Bila cukup tersedia, hal ini memungkinkan penulis untuk dapat memperolehnya kemudian mempelajari dan menguasai sepenuhnya.

4. Tema dibatasi ruang lingkupnya.
Tema yang terlampau umum dan luas yang mungkin belum cukup kemampuannya untuk menggarapnya akan lebih bijaksana kalau dibatasi ruang lingkupnya.

C. JUDUL

a. Definisi

Judul adalah nama yang dipakai untuk buku, bab dalam buku, kepala berita, dan lain-lain; identitas atau cermin dari jiwa seluruh karya tulis, bersipat menjelaskan diri dan yang manarik perhatian dan adakalanya menentukan wilayah (lokasi). Dalam artikel judul sering disebut juga kepala tulisan.   Ada yang mendefinisikan Judul adalah lukisan singkat suatu artikel atau disebut juga miniatur isi bahasan. Judul hendaknya dibuat dengan ringkas, padat dan menarik. Judul artikel diusahakan tidak lebih dari lima kata, tetapi cukup menggambarkan isi bahasan.

Judul hendaknya dibuat dengan ringkas, padat dan menarik. Judul artikel diusahakan tidak lebih dari lima kata, tetapi cukup menggambarkan isi bahasan. Judul tidak harus sama dengan topik. Jika topik sekaligus menjadi judul, biasanya karangan akan bersifat umum dan ruang lingkupnya sangat luas. Judul dibuat setelah selesai menggarap tema, shingga bisa terjamin bahwa judul itu cocok dengan temanya. Sebuah judul yang baik akan merangsang perhatian pembaca dan akan cocok dengan temanya.

Judul hanya menyebut ciri-ciri yang utama atau yang terpenting dari karya itu, sehingga pembaca sudah dapat membayangkan apa yang akan diuraikan dalam karya itu. Ada judul yang mengungkapkan maksud pengarang, misalnya dalam sebuah laporan eksposisi, contohnya : “Suatu Penelitian tentang Korelasi antara Kejahatan Anak-anak dan Tempat Kediaman yang Tidak Memadai

b. Judul yang baik
1. Harus relevan, yaitu harus mempunyai pertalian dengan temanya, atau ada pertalian dengan beberapa bagian penting dari tema tersebut. 
2. Harus provokatif, yaitu harus menarik dengan sedemikian rupa sehingga menimbulkan keinginan tahu dari tiap pembaca terhadap isi buku atau karangan. 
3. Harus singkat, yaitu tidak boleh mengambil bentuk kalimat atau frasa yang panjang, tetapi harus berbentuk kata atau rangklaian kata yang singkat. Usahakan judul tidak lebih dari lima kata. Jika pengarang tidak dapat menghindakna dari judul yang panjang (terpaksa), maka dapat menemouh jalan keluar dengan menciptakan judul utama yang singkat, tetapi judul tambahan yang panjang.

 c. Ciri – ciri
       a. Harus berbentuk frasa
       b. Tanpa adanya singkatan atau akronim
       c. Awalan kata harus huruf kapital, kecuali preposisi dan konjungsi
       d. Tanpa tanda baca di akhir judul
       e. Menarik perhatian
       f. Logis
       g. Sesuai dengan isi
       h. Judul harus asli, relevan, proaktif, dan singkat.

sumber dari:http://novatyas.blogspot.com/2011/11/tema-topik-dan-judul.html